5 Gaya Hidup yang Lahir Berkat Musik

Jendela Dunia |


Musik ialah bahasa universal. Makara tak heran bila musik sangat besar lengan berkuasa terhadap kehidupan umat insan khususnya budaya , gaya hidup hingga kebiasaan. Baik buruknya pengaruh yang dihasilkan oleh musik , tapi bagi para pencintanya akan dianggap wajar - wajar saja. Berikut serupedia akan mengulas 5 Gaya Hidup yang Lahir Berkat Musik. Apa saja? ini beliau !

1. Hipster


Hipster kini yang tengah menguasai lebih banyak didominasi budaya musik dunia. Beberapa dari kalian pasti sudah pernah denger dan tahu mengenai istilah Hipster ini kan? Namun ada yang unik dari budaya satu ini. Mereka yang ‘dianggap’ hipster bahwasanya tidak mau diklasifikasikan sebagai golongan tersebut. Kenapa? Karena sebagian besar orang menggunakan kata-kata ‘hipster’ itu sendiri sebagai sebuah sindiran atau olok-olokan untuk mereka-mereka yang berdandan ‘terlalu’ trendy. Mereka yang disebut hipster ialah orang-orang yang selalu mendengarkan musik-musik indie , band-band abnormal yang namanya tak terkenal. Untuk urusan style sendiri , hipster sedikit susah diklarifikasikan , beberapa orang ‘tiba-tiba’ suka menumbuhkan kumisnya , namun ada satu hal pasti yang menerangkan bahwa seseorang itu hipster , yakni pakaian kemeja flannel dan juga topi trucker.

2. Emo


Budaya yang satu ini sangat ngetrend dalam beberapa tahun terakhir. Ya , Emo awalnya mulai populer pada awal tahun 2000an , namun bahwasanya budaya ini sudah ada semenjak tahun ’80an silam. Emo lahir berkat genre musik yang ibarat dengan punk , namun sedikit lebih keras , yakni hardcore , metalcore , atau screamo. Beberapa band pelopor utama dari genre ini yang paling patut dicatat ialah Jimmy Eat World , My Chemical Romance , Dashboard Confessional , hingga Paramore. Musik yang berbau Emo sendiri dikritik keras sebab liriknya yang kontroversial dan berbau negatif. Untuk style budayanya sendiri , kebanyakan orang yang menamakan diri mereka emo selalu memakai celana pensil yang super ketat dan pendek , kaos ketat yang lengannya sangat pendek , dan rambut belah samping yang populer. Masih senada dengan Punk , budaya emo ini juga dicap buruk oleh beberapa kalangan. Namun , tak bisa dipungkiri lagi kalau budaya yang satu ini memang masih booming hinnga sekarang. Apa pendapat kalian mengenai Emo?

3. Punk


Punk ialah salah satu budaya ciptaan musik yang paling terkenal di dunia ini. Bahkan di negara kita sendiri berbagai pemuda-pemuda hingga bawah umur yang menganut style dan gaya hidup yang mereka dengan besar hati sebut dengan nama ‘Punk’. Budaya ini awalnya populer di Amerika dan Inggris pada pertengahan tahun ’70an. Yang menghipnotis budaya ini terang saja musik punk atau punk rock yang dikala itu memang tengah booming di sana. Style dari seseorang yang menganggap dirinya ‘anak punk’ antara lain tato di badan , rambut mowawk lancip , tindik-tindik pada beberapa adegan wajah , dan kaos serba hitam. Selain itu , genre punk ini juga bisa menciptakan sebuah style joget garis keras yang dinamakan pogo dancing atau moshing , masih ada juga stage diving atau crowd surfing. Seseorang yang menganut style punk ini kebanyakan dicap buruk oleh masyarakat sebab terlihat ugal-ugalan dan anarkis. Namun tidaklah benar untuk menghakimi sesuatu hal tersebut secara mayoritas. Mereka menganut style inipun sebab suatu alasan tertentu , yang salah satunya ialah kecintaan besar pada musik itu sendiri. Kalau menurut kalian bagaimana?

4. Gangsta



Budaya yang satu ini mungkin lebih banyak bermunculan di negara Amerika. Ya , Gangsta terlahir berkat genre hip hop , biasanya didominasi oleh para warga berkulit hitam yang berada di jalanan layaknya preman dan berkumpul dalam jumlah banyak. Budaya ini dimulai pada sekitar tahun ’80an oleh artis-artis ibarat Schoolly D dan Ice-T , Snoop Dogg , atau N.W.A. Sesuai namanya , penganut budaya ini menganggap dirinya seperti seorang gangster yang selalu membahas dan bertingkah layaknya para pemberontak pelanggar peraturan. Untuk stylenya sendiri sangat mudah dikenali , mereka biasanya mengenakan celana baggy , kalung emas , dan perhiasan-perhiasan bling-bling , hingga hoodie. Kalian sudah pernah denger mengenai budaya ini kan? Bagaimana menurut kalian?

5. Hippies



Budaya Hippies ini juga kebanyakan tersebar di daerah Amerika saja. Budaya ini sedikit lebih kompleks sebab juga menghipnotis pergerakan dan gaya hidup seseorang. Orang-orang yang dianggap hippies ialah mereka yang pindah ke Greenwich Village di New York atau Haight-Ashbury district di San Fransisco pada tahun ’60an. Mereka yang dianggap Hippie biasanya mendengarkan musik-musik beraliran psychedelic rock , shoegaze , dan math-rock. Untuk fashion sendiri , para hippies biasanya datang ke sebuah konser mengenakan pakaian yang berbeda dari umum. Celana adegan bawah yang digunakan biasanya ialah bell-bottom jeans , rompi , pakaian yang rapi , dan juga scarf yang melingkar di leher. Style yang terlihat retro dan oldies.



Artikel Jendela Dunia Lainnya :

Scroll to top