7 Perbedaan Menohok Orang Jepang dan Orang Indonesia

Jendela Dunia |

Kita sudah tahu jikalau Jepang ialah bangsa yang maju. Hal ini didukung oleh orang-orang disana yang memiliki sikap dan perilaku yang sepantasnya. Jika dibandingin ama bangsa kita , mungkin kita akan sadar jikalau bangsa kita udah sangat tertinggal dari Jepang. 

Ada perbedaan menohok yang perlu kita tahu antara budaya atau kebiasaan antara orang Jepang dan orang Indonesia. Berikut serupedia mengulasnya dalam 7 Perbedaan Menohok Orang Jepang dan Orang Indonesia.

1. Saat Dijalan Raya

Jepang: Mobil sangat jarang (kecuali di kota besar). Padahal jepang kan negara produsen kendaraan beroda empat terbesar di dunia , mobilnya pada ke mana ya?

Di Jepang punya kendaraan beroda empat dan memakainya untuk pergi ke sekolah atau kantor ialah perbuatan tabu dan aib untuk ngelakuinnya. Mereka memilih untuk ngebudayaan jalan kaki atau memakai kendaraan umum. Alhasil di Jepang enggak macet kaya di Indonesia.

Indonesia: Jalanan macet , parkiran dimana-mana , dan yang nyeleneh banyaknya para anak bakir balig cukup akal labil yang pamer bunyi rombeng knalpot. Kacau dah pokoknya

2.  Saat di Kendaraan Umum

Jepang: Orang-orang pada baca buku.

Mengapa Jepang mampu jadi negara maju? jawabannya ialah alasannya ialah orang-orang di Jepang punya budaya baca yang tinggi. Waktu luang mereka dimamfaatkan sebaik-baiknya untuk membaca. Dan itu mereka lakukan di kendaraan umum. 

Indonesia: Orang-orang pada ngobrol , ngegosip , ketawa-ketiwi cekikikan , ngelamun dan tidur.

3. Saat Makan Di Kendaraan Umum

Jepang: Sampah sisa makanan disimpan ke dalam saku celana atau dimasukkan ke dalam tas , kemudian gres dibuang setelah nemu tong sampah.

Ini kebiasaan baik orang Jepang , mereka amat peduli sama hal-hal kecil. Sekalipun mereka makan di kendaraan , bekas makanan enggak dibuang sembarangan. Ini membuktikan orang Jepang amat mencintai kebersihan lingkungan. 

Indonesia: Dengan wajah tanpa dosa , sampah sisa makanan dibuang gitu aja di kolong bangku/dilempar ke luar jendela.

4. Saat Berada Di Kelas

Jepang: Yang kosong ialah dingklik kuliah paling belakang.

Ini ialah hal sederhana namun sangat menguatkan berkarakter. Sebuah riset di Amerika nyatain kalo orang yang sering duduk di dingklik depan kelas ialah orang yang punya masa depan cerah. Makanya enggak heran kalo di Jepang jajaran yang paling penuh ialah dingklik depan. Beda banget ya sama orang-orang Indonesia.

Indonesia: Yang kosong ialah dingklik kuliah paling depan.

5. Ketika Dosen Memberikan Kuliah

Jepang: Semua mahasiswa sunyi senyap mendengarkan dengan serius.

Ini ialah kebiasaan baik. Dalam berguru orang Jepang sangat antusias dan berkonsentrasi penuh. Mereka akan mendengarkan setiap kata yang keluar dari lisan sang dosen dengan baik.

Indonesia: Tengok ke kiri , ada yg ngobrol. Tengok ke kanan , ada yg baca komik. Tengok ke belakang , pada tidur. Cuman barisan depan aja yg anteng dengerin , itu pun alasannya ialah duduk pas di depan hidung dosen!

6. Ketika Diberi Tugas Oleh Dosen

Jepang: Hari itu juga , siang/malemnya pribadi nyerbu perpustakaan atau browsing internet buat cari data.

Menumpuk kerjaan sama dengan menambah kerjaan. Begitulah kira-kira prinsip hampir semua orang Jepang. Mereka akan sangat sigap mendapatkan peran yang mereka dapatkan. 

Indonesia: Kalau masih ada hari esok , ngapain dikerjain hari ini!

7. Ketika Terlambat Masuk Kelas

Jepang: Memohon maaf sambil membungkukkan tubuh 90 derajat , dan memperlihatkan ekspresi aib + menyesal gak akan mengulangi lagi.

Kesopanan ialah abjad yang dimiliki oleh orang Jepang selanjutnya. Mereka sangat menghargai sebuah janji dan peraturan. Jika mereka telat mereka akan sangat aib sekali dan tidak akan mengulanginya lagi.

Indonesia: Slonong boy & slonong girl masuk gitu aja tanpa bilang permisi ke dosen sama sekali.

Nah itulah sekelumit perbedaan antara orang Jepang dan Orang Indonesia yang harus kau tahu. Bagaimana menurut kalian?


Artikel Jendela Dunia Lainnya :

Scroll to top