5 Fakta Salah yang Dianggap Fakta Ilmiah

Jendela Dunia |

Seiring perkembangan zaman yang semakin pesat , banyak ditemukannya fakta terbaru yang menyanggah fakta sebelumnya. Hal ini menandakan bahwa perkembangan dunia ilmu pengetahuan berjalan secara dinamis.


Banyak fakta salah yang ternyata dari Kita menganggapnya sebagai fakta ilmiah. Berikut serupedia akan mengulasnya dalam 5 Fakta Salah yang Dianggap Fakta Ilmiah. 


1. Fakta Bahwa Vitamin C dapat membantu untuk mencegah flu

Banyak orang menduga bahwa mengkonsumsi banyak vitamin c dapat mencegah mereka dari terserang flu. Orang banyak-banyak mengkonsumsi makanan yang berkadar vitamin c tinggi ibarat jeruk , semoga mereka terhindar dari flu. Namun apakah benar vitamin c dapat membantu untuk mencegah flu?

Namun sayangnya hal ini tidak dapat membuat flu kau sembuh. Faktanya ialah vitamin c tidak mensugesti kesembuhan seseorang karea flu. Namun hal tersebut tidak sepenuhnya salah , vitamin c dapat membantu mengurangi gejala-gejala flu. Tapi banyak orang terlalu banyak mengkonsumsi vitamin c sehingga melebihi dosis perhari. Kelebihan vitamin c juga dapat membuat kau sakit ibarat diare. Kaprikornus apabila kita flu sebaiknya pribadi meminum obat semoga tidak menjadi lebih parah.

2. Fakta bahwa Bagian pengecap mensugesti perbedaan rasa makanan

Ilmu pengetahuan memang sangat dibutuhkan dalam kehidupan dan akan terus berkembang seiring berkembangnya zaman. Namun beberapa diantara kita mungkin salah menduga beberapa kajian di dalamnya. Seperti bagian-bagian pengecap yang mensugesti perbedaan rasa. 

Faktanya ialah hal tersebut tidak mensugesti rasa pada ketika kita mencicipi makanan. Nyatanya ialah perbedaan rasa berasal dari seluruh bab tubuh. Beda bab pengecap tetap mencicipi rasa yang sama.

3. Fakta Bahwa Bunglon mengubah warna untuk berkamuflase

Bunglon memanglah hewan yang sangat unik. Ia dapat berubah warna sehingga tampak lebih menarik. Bunglon berubah warna kapan saja dimana saja untuk menyamakan warnanya kulitnya semoga sama dengan alam. Tetapi apakah benar bunglon merubah warna kulitnya untuk menyamakan dengan warna alam?

Hal tersebut tidak sepenuhnya salah namun faktanya ialah bunglon mengubah warna kulitnya sebagai membuktikan atau sinyal terhadap moodnya , keagresifannya , serta untuk menunjukan wilayah kekuasaannya dan menarik lawan jenis. Intinya bunglon merubah warna kulitnya untuk berkomunikasi antara sesamanya.

4. Fakta bahwa alkohol dapat menghangatkan tubuh

Beberapa orang percaya bahwa minuman beralkohol ibarat bir , vodka , arak dan wiski dapat menghangatkan badan kita ketika kedinginan. Banyak orang percaya dikarenakan sering melihat orang yang berada di kawasan yang bersuhu cuek sering meminum minuman beralkohol. Mereka percaya bahwa meminum minuman beralkohol dapat membuat suhu badan naik sehingga kita merasa hangat. 

Namun faktanya ialah alkohol dapat menurunkan suhu badan anda , sehingga malah akan mendinginkan badan anda. Di tempat yang cuek , alkohol yang diminum dapat menjadikan orang tidak mengetahui jikalau tubuhnya mengalami hipotermia dan dapat mengurangi kadar air dalam tubuh. Daripada meminum alkohol untuk mendinginkan badan , kita lebih baik meminum wedang jahe. Selain lebih murah juga lebih sehat.

5. Fakta bahwa kita lebih menggunakan salah satu otak kiri atau otak kanan

Banyak orang menduga bahwa kemampuan analisis dan kreativitas berasal dari salah satu sisi bab otak. Katanya apabila lebih lebih banyak didominasi sisi otak bab kanan maka kreativitas kita lebih berkembang sementara apabila lebih lebih banyak didominasi sisi otak bab kiri maka kita lebih condong ke arah berhitung dan analisis. Namun apakah benar sisi bab otak mensugesti daya analisis serta kreativitas kita?

Faktanya ialah kreativitas serta daya analisis kita tidak dipengaruhi oleh penggunaan yang lebih banyak didominasi antara sisi bab kanan dan kiri otak. Kreativitas dan daya analisis berasal dari kedua bab dari sisi otak.

Sumber : mnn.com

Artikel Jendela Dunia Lainnya :

Scroll to top