4 Negara di Dunia yang Menjadi Gudangnya Herbal

Jendela Dunia |

Herbal ialah tanaman atau tumbuhan yang mempunyai kegunaan atau nilai lebih dalam pengobatan. Dengan kata lain , semua jenis tanaman yang mengandung materi atau zat aktif yang memiliki kegunaan untuk pengobatan mampu digolongkan sebagai herbal. Herbal kadang disebut juga sebagai tanaman obat , sehingga dalam perkembangannya dimasukkan sebagai salah satu bentuk pengobatan alternatif.


Berikut serupedia akan mengulas tentang 4 Negara di Dunia yang Menjadi Gudangnya Herbal. 

1. Cina

WHO mencatat , 30-50 persen konsumsi kesehatan masyarakat di negara ini dialokasikan untuk ramuan herbal. Sejak 5.000 tahun silam , nenek moyang bangsa Cina meramu obat untuk mengatasi beragam penyakit.

Catatan medis tertua ada dalam dua kitab kuno: Huang Di Nei Jing (Kitab Kaisar Kuning) dan Wai Tai Mi Yao (Resep Rahasia). Isinya cara menyembuhkan gangguan pencernaan , pernapasan , dan sistem reproduksi.

Kitab renta yang paling terkenal ialah Kompendium Materia Media , yang diterbitkan pada tahun 1590. Buku yang ditulis oleh Li Shizhen dan diteruskan oleh Zhan Xueim ini memuat 1.892 zat medis yang memiliki kegunaan dalam dunia pengobatan.

Dari kitab-kitab renta itulah Cina membangun peradaban herbalnya , yang sekarang sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Perkembangan pengobatan tradisional di negara ini relatif maju alasannya ialah pemerintahnya mendukung penuh.

2. India

Ayurveda atau ilmu wacana kehidupan ialah sistem holistik kuno untuk mendiagnosis serta mengobati , sudah ada semenjak 1.000 SM di India. Ayurveda mungkin merupakan sistem kedokteran tertua yang dikenal manusia.

Ayurveda mementingkan konsep keseimbangan energi , kesatuan badan , pikiran , dan roh. Ada 8 cabang ayurveda , yakni kayacikitsa (penyakit dalam) , salyacikitsa (anatomi dan bedah) , salakyacikitsa (penyakit THT dan mata) , kaumarabhryta (tulang) , bhutavidya (healing) , aganda tantra (toksikologi) , rasayana (rejuvenasi) , vajikarana (afrodisiak untuk laki-laki).

3. Korea

Pengobatan tradisional di negeri ginseng tidak mampu dilepaskan dari pengaruh Cina dan India. Sistem pengobatan tradisional di Korea dikenal dengan nama Korean Oriental Medicine (KOM) atau lebih populer dengan sebutan hangbang.

Walau mendapt pengaruh besar dari pengobatan Cina , tetapi hangbang menyebarkan teknik khusus yang bersifat khas. Teknik-teknik itu ialah aturan pengobatan sasang (sasang constitutional medicine) , Saam Scupunture , Herbal Acupunture , dan Korean Hand Acupunture. Perkembangan KOM terlihat dari banyaknya sekolah lanjutan tinggi yang khusus mempelejarinya. Tak heran kalau di Korea mudah dijumpai dokter dan apoteker khusus KOM.

4. Indonesia

Jika menyebut herbal , Indonesia ialah salah satu laboratorium tanaman obat terbesar di dunia. Sekitar 80 persen herbal dunia tumbuh di negeri ini. Indonesia memiliki sekitar 35 ribu jenis tumbuhan tingkat tinggi , 3.500 di antaranya dilaporkan sebagai tumbuhan obat.

Nenek moyang kita memanfaatkan flora kekayaan alam itu dengan cerdas. Dikenal istilah jamu untuk menyebut ramuan dari tanaman obat. Jamu berasal dari bahasa Jawa Kuno , jampi atau usodo. Artinya penyembuhan menggunakan ramuan , doa , dan ajian.

Pemanfaatan ramuan alam untuk tujuan kesehatan sudah ada semenjak ratusan tahun silam. Tabib dan pengobat tradisional meracik aneka jenis tanaman menjadi penawar. penyakit. Bukti-bukti pemakaian jamu di masa lalu mampu dilihat dari tulisan-tulisan di daun lontar , prasasti , dan relief candi.

Referensi :
[1]. Wikipedia
[2]. yafi20 blog
[3]. NGI

Artikel Jendela Dunia Lainnya :

Scroll to top