7 Fakta Ayam Cemani, Seluruh Tubuhnya Hitam tapi Telurnya Putih

Ayam Cemani adalah jenis ayam langka yang seluruh tubuhnya benar-benar hitam, mulai dari kepala sampai kaki. Ada banyak rumor dan kesalahpahaman tentang ayam ini. Tapi begitu Anda mempelajarinya, Anda pasti ingin berbagi informasi ini dengan teman Anda.


Dalam bahasa Jawa (Sansekerta), Cemani berarti benar-benar hitam. Jadi, Ayam Cemani berarti ayam yang benar-benar hitam. Ayam unik dan langka ini berasal dari Indonesia dengan harga yang sangat fantastis. Menurut informasi yang didapat oleh Jedug.com, seluruh tubuh ayam ini benar-benar hitam mulai dari bulu, kulit, daging, tulang, bahkan bagian jeroannya.

Banyak pula yang menyebut ayam Cemani sebagai Ayam Lamborghini karena langka dan mahal sekali harganya. Di balik keunikan ayam ini ada fakta yang mungkin Anda belum ketahui, berikut ulasannya:

1. Seluruh Tubuhnya Hitam, Tapi Telurnya Putih dan Darahnya Merah Gelap

Bahkan daging, tulang, dan organ dalamnya berwarna hitam. Namun meski banyak rumor mengatakan darahnya hitam, faktanya adalah darah si Ayam Cemani tidak hitam, melainkan berwarna merah gelap.

Selain itu, warna telur ayam Cemani ternyata berwarna putih seperti telur ayam pada umumnya. Ketika telurnya disinar dengan senter, bagian dalam telur ayam ini terlihat mirip seperti telur ayam yang lain. Warna hitam pada telurnya akan terlihat setelah embrio ayam ini muncul, hal ini juga menjadi pertanda bahwa telur ayam tersebut subur dan bisa menetas.

Menurut beberapa ahli, warna telur yang putih itu muncul karena adanya proses mutasi fibromelanosis pada sel ayam tersebut yang tidak menular terhadap cangkang telur. Mungkin hal ini diakibatkan cangkang telur terdiri dari kristal kalsium karbonat yang pada dasarnya sama dengan semua jenis ayam.

2. Sudah Terkenal Sejak Jaman Kerajaaan Majapahit

Ada legenda di masyarakat Temanggung yang menyebutkan bahwa ayam hitam ini sudah terkenal sejak abad ke 15. Waktu itu adalah masa jaya Kerajaan Majapahit.

Dalam legenda disebutkan bahwa seorang pepata bernama Ki Ageng Mangkuhan adalah pemilik pertama ayam Cemani tersebut. Namun, dahulu ayam Cemani disebut-sebut memiliki paruh berwarna putih.

Ayam ini berjasa mengobati seorang anak pejabat di daerah Temanggung sehingga akhirnya dikembangbiakkan dengan mengawinkan dengan ayam berwarna hitam jenis lain. Hasil perkawinan silang ayam tersebut justru menghasilkan jenis ayam baru yang berwarna hitam legam.

Inilah awal mengapa ayam tersebut bernama Cemani.

3. Ayam Cemani Digunakan Sebagai Pelengkap Upacara Adat

Ayam Cemani seringkali digunakan sebagai pelengkap ritual upacara adat di daerah Jawa. Misalnya kegiatan bersih desa, saketanan, dan grebeg maulud. Warga setempat percaya bahwa ayam hitam ini memiliki kekuatan magis untuk menolak bala dari mahluk halus yang jahat.

Tradisi ini masih ada di Indonesia hingga sekarang.

4. Dianggap Membawa Keberuntungan

Karena keunikan warna tubuhnya, ayam ini dianggap bisa memberikan keberuntungan pada pemiliknya. Selain dipercaya memiliki kekuatan mistis, warnanya yang hitam legam tersebut ternyata membuat ayam Cemani dibanderol dengan harga yang sangat mahal.

Kabarnya Ayam Cemani ini bisa dihargai hingga Rp 30juta per ekor.

5. Tiga Jenis Ayam Cemani yang Memiliki Kekuatan Magis

Mungkin bila dilihat sekilas semua ayam Cemani sama saja. Namun, ternyata ayam Cemani dibedakan dengan melihat kekuatan magisnya, diantaranya adalah Cemani Widitra, Cemani Warastratama, dan Cemani Kaikayi.

Jenis Cemani Widitra memiliki sapuan garis di leher, dada, paruh dan selangkangan. Ayam Cemani jenis ini dipercaya memiliki kekuatan gendam asmara dan penolak bala (kekuatan jahat) dari makhluk halus.

Ayam Cemani Warastratama adalah ayam Cemani yang sering digunakan sebagai pelengkap upacara adat.

Sedangkan ayam Cemani Kaikayi mempunyai ciri bulu hitam berpadu biru laut. Ayam Cemani jenis ini diyakini dapat mengangkat santet dari seseorang.

6. Ayam Cemani Semakin Langka

Salah satu penyebab mengapa ayam ini harganya sangat mahal adalah karena sudah langka. Di Indonesia, peternak jenis ayam Cemani sudah sangat jarang.

Mengapa jarang peternak ayam mau membiakkan ayam Cemani? Hal ini karena ayam ini dianggap memiliki kekuatan Magis dan sering digunakan sebagai pelengkap ritual kumo. Tentunya ini bertentangan dengan ajaran agama.

7. Mengapa Ayam Cemani Berwarna Hitam Legam?

Berdasarkan penelitian para ilmuwan, warna hitam pada ayam Cemani disebabkan karena kondisi genentik unik yang disebut dengan fibromelanosis. Keadaan tersebut membuat mutasi sel terjadi pada sel tubuh ayam Cemani.

Ilmuwan asal Swedia bernama Leif Adersson mengatakan bahwa gen yang bermutasi ini merupakan gen “endothelian-3” (EDN-3). Gen ini adalah gen yang membuat lapisan sel epidemis diseluruh tubuh ayam cemani menghasilkan pigmen hitam.

Dari penelitian disebutkan bahwa  ayam Cemani yang sudah berusia dewasa, jumlah gen EDN-3 meningkat lebih dari 10 kali lipat dibandingkan dengan ayam biasa.

Artikel Jendela Dunia Lainnya :

Scroll to top