Ini 4 Bahaya Kerokan Bagi Kesehatan Tubuh, Mungkin Anda Belum Tahu

Kerokan adalah salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia yang sudah menjadi tradisi sejak dulu. Mengerok kulit punggung sering dilakukan jika seseorang merasa sedang masuk angin dan ingin menghilangkan rasa masuk angin tersebut.

Namun, ternyata kebiasaan mengerok kulit untuk mengeluarkan angin dalam tubuh punya efek yang kurang baik bagi kesehatan tubuh lho. Walaupun konon kerokan bisa mengatasi masuk angin, Anda juga harus mengetahui resiko dan efek samping yang tidak menyenangkan dari kebiasaan ini. Berikut ulasan singkatnya.

1. Membuat Pori-Pori Kulit Melebar


Ternyata kebiasaan mengerok kulit bisa membahayakan kesehatan kulit lho. Kulit yang dikerok terus menerus akan membuat pori-pori menjadi melebar dan pembuluh darah pada bagian kulit luar akan terbuka.

Bila pori-pori sudah melebar, maka seseorang justru akan semakin mudah masuk angin. Selain itu, pori-pori yang melebar akan membuat 'pintu masuk' bagi kuman dan bakteri ke dalam tubuh kita. Dan yang lebih parah lagi adalah jika pembuluh darah kita sudah terbuka. Hal ini akan membuat virus dan bakteri mudah masuk dan menjalar di pembuluh darah.

Setiap kali seseorang selesai melakukan kerokan, maka permukaan kulitnya akan sangat merah. Kulitnya mengalami iritasi parah dan terasa sakit. Iritasi pada kulit bisa menyababkan terjadinya masalah lain pada kulit Anda, misalnya iritasi menjadi luka terbuka. Ih mengerikan ya.

2. Kerokan Bisa Mengakibatkan Stroke

Memang belum ada bukti bahwa mengerok bisa mengakibatkan stroke. Namun, beberapa ahli kesehatan pernah menyebutkan bahwa resiko ini bisa saja terjadi. Kenapa bisa begitu?

Kerokan bisa memicu terjadinya stroke karena terbukanya pembuluh darah di bagian kulit. Pada beberapa kasus, kerokan bahkan bisa mengakibatkan pembuluh darah terbuka cukup lebar dan parah. Ketika hal ini terjadi, maka resiko terjadinya serangan stroke akan rentan dialami oleh mereka yang suka melakukan kerokan.

3. Kerokan Bisa Membuat Bayi Lahir Premature


Wanita yang sering melakukan kerokan, sebaiknya berhati-hatilah sejak hari ini. Ternyata kerokan bisa membuat wanita hamil melahirkan lebih cepat, atau bayi lahir prematur.

Kenapa hal ini bisa terjadi?

Ketika seseorang dikerok, maka tubuh akan memproduksi hormon sitokin yang akhirnya akan membuat terjadinya kontraksi. Nah, bila Anda sering melakukan kerokan maka akan sering terjadi kontraksi yang bisa mempercepat waktu kelahiran bayi.

4. Kerokan Mengakibatkan Ketagihan


Seseorang yang sudah sering dikerok pasti mengalami ketagihan ingin dikerok lagi setiap kali merasa masuk angin. Akhirnya hal tersebut dilakukan terus menerus.

Kenapa bisa ketagihan dikerok? Pada saat dikerok, ada sensasi hangat pada kulit dan terasa seperti dipijit. Bagi sebagian orang proses ini menyakitkan, tapi bagi mereka yang sering dikerok proses ini sangat menyenangkan dan membuat tubuh mereka terasa nyaman dan hangat. Inilah yang kemudian membuat mereka ketagihan.

Di atas tadi adalah beberapa bahaya kerokan yang harus kita waspadai. Memang kebiasaan mengerok ini sulit hilang dari masyarakat, bahkan mungkin tidak akan bisa hilang. Namun, Anda bisa mengurangi kebiasaan mengerok karena memang menimbulkan resiko kesehatan pada tubuh. Bila Anda masuk angin, ada hal lain yang lebih efektif untuk dilakukan. Misalnya minum minuman hangat yang mengandung jahe, atau makanan yang bisa mengeluarkan gas dalam tubuh.

Artikel Jendela Dunia Lainnya :

Scroll to top