Follower Palsu di Media Sosial Akan Merugikan Bisnis Anda, Jangan Membeli Followers


Mengesankan, ketika melihat sebuah akun media sosial dari seseorang dengan follower atau pengikut yang banyak. Bahkan mungkin bisa mencapai puluhan ribu, ratusan ribu atau jutaan. Artis terkenal, atlet atau tokoh penting biasanya memiliki follower yang sangat banyak.

Selain itu para pebisnis online juga dianggap menjadi pemilik akun yang sering memiliki follower banyak. Follower banyak dalam dunia marketing online dianggap sebagai kebanggaan sekaligus kemudahan. Bayangkan saja, dalam sekali posting, postingan tersebut bakal dilihat oleh banyak orang. Nah, yang kini menjadi masalah adalah soal follower yang mengikuti akun Anda apakah semuanya adalah akun yang aktif alias real user?

Pasalnya ada  banyak sekali akun-akun palsu yang tidak aktif namun menjadi followers. Entah mengapa ada banyak akun follower yang demikian. Bukankah akan sangat rugi jika Anda sudah membayar biaya mahal untuk jasa penambahan follower namun ternyata banyak akun palsu.

Jadi apakah dampak dan kerugian ketika akun bisnis Anda dipenuhi oleh follower palsu? Apalagi sampai dengan persentase 50%? Berikut ini ulasan selengkapnya:

1. Tidak Berdampak Pada Postingan

Kerugian pertama yang akan Anda dapatkan tentu adalah mengenai tidak ada dampaknya ketika Anda memposting sesuatu. Bagaimana mungkin sebuah akun akan memberikan Like atau komentar sedangkan akun tersebut tidak pernah dibuka kembali, alias tidak aktif. Pada akhirnya postingan Anda hanya akan dibaca oleh akun-akun yang aktif dan sering melakukan stalking.

Mungkin ibaratnya Anda sedang menawarkan sebuah produk kompor gas kepada seseorang yang sedang pingsan. Jadi apabila Anda memiliki follower yang banyak, namun ketika memposting sesuatu minim sekali respon dari follower, bisa jadi ada banyak akun palsu yang menjadi follower Anda.

2. Penjualan Mengalami Stagnasi

Inilah salah satu hal yang biasanya ditakutkan oleh pemilik akun media sosial bisnis ketika mendapati bahwa akunnya ternyata memiliki banyak follower palsu. Sudah bayar mahal untuk jasa promote, namun yang didapat adalah akun-akun ‘hantu’ tidak berguna. Dampaknya tentu adalah jumlah penjualan yang dalam grafiknya naik sangat lambat, atau bahkan bisa sampai stagnasi alias macet.

Order hanya bertahan dalam jumlah itu-itu saja, tidak ada peningkatan. Bagaimana mungkin akun palsu bisa order meskipun terkadang soal grafik kenaikan order pada umumnya tergantung dari kualitas produk, minat masyarakat serta pelayanan.

3. Mengacaukan Nilai Data Marketing

Tahukah Anda bahwa data algoritma Google ternyata bisa mengetahui apa yang sebuah akun media sosial ‘like’ serta siapa yang mem’follow’. Selain itu juga algoritma Google turut memantau interaksi aktiviytas online.

Jadi yang berbahaya adalah ketika Anda memiliki banyak atau mayoritas follower di media sosial adalah yang ternyata palsu, maka data pemasaran bisnis Anda justru akan menghasilkan hasil data yang kurang relevan. Ada banyak follower namu minim interaksi, sepertinya percuma saja dimiliki.

4. Memperburuk Nama Akun Anda

Pernahkah Anda memilikirkan soal citra atau nama baik yang harus dijaga? Apabila Anda memiliki banyak sekali follower palsu pastinya justru akan memperburuk nama akun Anda. Dianggapnya Anda hanya mementingkan sebuah kuantitas follower, ketimbang mementingkan soal relevannya data.

Anda bahkan mungkin dianggap hanya mementingkan popularitas, karena banyaknya follower biasanya dicap sebagai suksesnya sebuah akun dalam aktivitas pemasaran online via sosial media. Pikirkanlah, sebuah akun banyak namun minim order, bukankah tidak akan ada untungnya bagi Anda?

Anda sedang berjualan, bukan untuk pamer follower. Bahkan begitu pula bagi Anda seorang blogger pemburu dollar yang memanfaatkan sosial media untuk menyebarkan konten-kontennya. Bagaimana bisa menaikan traffic bila penerima link konten Anda adalah akun yang tidak aktif?

5. Rugi Biaya dan Tenaga

Mungkin Anda mendapatkan banyak follower palsu dari jasa penambahan follower media sosial. Biayanya tentu tidak murah, bahkan tergolong mahal. Dengan demikian jadi Anda sudah dipastikan rugi secara materi karena itu tidak akan berdampak sama sekali.

Jika Anda menggunakan jasa penambahan follower dan semua  adalah real user, kemudian banyak dari mereka yang order, itulah yang disebut kesuksesan.

Artikel Jendela Dunia Lainnya :

Scroll to top